
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | APRIANTO HUD ARFA |
| Penerbit | STPN Yogyakarta |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2012 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xiii, 81 hlm.: ilus.; 30 cm |
| Subjek | Permasalahan Pertanahan,Banjir Lahar Dingin |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Letusan Gunung Gamalamayang terjadi pada tanggal 4 Desember 2011 telah menyebabkan terjadinya banjir lahar dingin. Kejadian ini mengakibatkan adanya kerugian yaitu kerugian materiil maupun non materiil. Hal ini perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah Kota Ternate dalam menanggulangi bencana tersebut.Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) mengetahui adaptasi masyarakat yang terkena dampak banjir lahar dingin Gunung Gamalama, (2) mengetahui upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kota Ternate menanggulangi bencana tersebut, (3) mengetahui status P4T di bantaran kali tempat aliran banjir lahar dingin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Untuk analisis datayang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif.Data primer yang berupa angka akan disajikan dalam bentuk tabel dan data sekunder yang diperoleh dari dokumen maupun peraturan perundang-undangan disajikan secara sistematis dan dijadikan pedoman atau acuan dalam melakukan analisisnya. Dalam menjawab permasalahan pertama, kedua dan ketiga analisis kualitatifnya didasarkan atas data primer yang diperoleh dari informan maupun responden yang dipadukan dengan data sekundernya.Teknik penjaringan informan yang digunakan dalam wawancara yakni teknik purposive yaitu peneliti mengetahui tujuan dari pada maksud pertanyaan yang akan diberikan kepada orang yang akan diwawancarai. Untuk responden yang diwawancarai terdiri dari: perangkat desa, pejabat Kantor Pertanahan Kota Ternate, aparat Pemerintah Daerah dan para korban bencana banjir lahar dingin dengan menggunakan panduan wawancara. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa: (1) bentuk-bentuk adaptasi masyarakat yang terkena dampak erupsi Gunung Gamalama antara lain: Kesiapsiagaan terhadap bencana, adaptasi terhadap relokasi, dan adaptasi terhadap wilayah yang rawan bencana, (2) upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Ternate dalam menanggulangi bencana banjir lahar dingin yang diakibatkan oleh letusan Gunung Api Gamalama antara lain: pengelolaan kawasan rawan bencana gunung berapi, rehabilitasi, rekonstruksi, dan relokasi, (3) untuk status penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah (P4T) mengalami perubahan yaitu Hak Milik yang dilepaskan menjadi tanah negara sedangkan dalam penggunaan dan pemanfaatan bidang tanahnya juga mengalami perubahan dari pemukiman dan kebun campuran menjadi tanah kosong. | |
| Nomor Rak | |||||||
| Nomor Panggil | |||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||