
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xvii, 168 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Penataan akses merupakan salah satu instrumen Reforma Agraria yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan akses terhadap sumber daya, sarana produksi, kelembagaan, dan pasar. Dalam pelaksanaannya, perspektif ekologis menjadi penting untuk memastikan bahwa pemberdayaan masyarakat tidak hanya berorientasi pada peningkatan ekonomi, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan Penataan Akses melalui budidaya bawang merah semi-organik di Kalurahan Selopamioro, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, dengan fokus pada intervensi program, peran Kelompok Wanita Tani (KWT), serta pengakomodasian nilai-nilai ekologis dalam pelaksanaan program. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, Focus Group Discussion (FGD), studi dokumen, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Penataan Akses Reforma Agraria atau Pemberdayaan Tanah Masyarakat (PTM) di Kalurahan Selopamioro dilaksanakan melalui berbagai intervensi berupa fasilitasi sertipikasi tanah, penyediaan listrik pertanian, pembangunan infrastruktur pendukung, pelatihan pembuatan pupuk organik cair, penguatan kelembagaan, dan fasilitasi pemasaran. Budidaya hawang merah semi-organik dipilih karena sesuai dengan karakteristik lahan dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Praktik budidaya yang diterapkan dinilai layak secara ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan melalui penggunaan pupuk organik, pestisida hayati, konservasi tanah dan air, serta pengelolaan sumber daya yang lebih efisien. Namun, perspektif ekologis belum sepenuhnya terintegrasi dalam desain formal program. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Penataan Akses melalui budidaya bawang merah semi-organik mampu memperkuat kesejahteraan petani sekaligus mendorong praktik pertanian yang lebih berkelanjutan. | |
| Nomor Rak | 330 - P | ||||||
| Nomor Panggil | 333.31 Elb P | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||