
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | MUHAMMAD FACHREZI BIMA SAKTI |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xiv, 74 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | kesenjangan digital,literasi degital,Pendaftaran tanah elektronik transformasi digital |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Kepastian hukum pertanahan di Indonesia diwujudkan melalui sistem pendaftaran tanah yang kini bertransformasi ke era digital melalui implementasi sertipikat elektronik berdasarkan Pen ATR BPN Nomor 1 Tahun 2011 Kabupaten Sengen mencatat kesenjangan penerbitan sertipikat elektronik yang signifikan antara Kecamatan Sragen dengan rata-rata 452 serikat per desa dan Kecamatan Kalijambe hanya 177 sertipikat per desa, Kondisi tersebut mengindikasikan adanya perbedaan persepsi antara masyarakat perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat dan perbedaan persepsi masyarakat perkotaan Jan pedesaan terhadap implementasi sertipikat elektronik di Kabupaten Seagen ditinjau dari dunensi kognitif afektif dan Lewatif Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan teknik quota sampling terhadap 60 responden yang terhagi merata antara masyarakat Kecamatan Sragen (n 30) sebagai repersentasi perkotaan dan Kecamatan Kalijumbe in 30) sebagai representasi pedesaan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan 30 item pernyataan berskala Liken 1-5 yang telah diuji validitas (scharuh 30 item valid, hitung 0.361) dan reliabilitasnya (Cronbach's Alpha 0.958) Analisis data dilakukan secara bertahap melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Mann-Whitney Upada taral signifikansi 5% Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan data kelompok pedesaan tidak berdistribusi normal pada seluruh dimensi, sehingga pengujian komparasi menggunakan Mann-Whitney ji hipotesis membuktikan terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara masyarakat perkotaan dan pedesaan pada dimensi kognitif (U-107.000, -0.001), afektif (41.500 p00011, dan konatif (U-244,000: p-0.002) Masyarakat perkotaan memiliki persepsi lebih positif trata-rata skor 3.71) dibandingkan pedesaan (rata-rata 1.03) Perbedaan terbesar terdapan pada dimensi afektif (r-0685) yang mengindikasikan bahwa aspek kepercayaan dan kenyamanan emosional terhadap sistem digital menjadi faktor pembeda utama Penelitian ini merekomendasikan preguatan sosialisasi berbasis keburuhan dan peningkatan infrastruktur digital di wilayah pedesaan Kabupaten Sragen. | |
| Nomor Rak | 000 - S | ||||||
| Nomor Panggil | 005 Muh S | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||