
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | SITI HANIK MUR FADHILAH |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xii, 80 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | Perubahan penggunaan lahan,RTRW,potensi fisik,pertambangan galian C,Kecamatan Jetis |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto merupakan kawasan yang ditetapkan sebagai peruntukan industri dan pertambangan berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Mojokerto Tahun 2012-2032. Berkembangnya pertambangan galian C di lima desa, yaitu Desa Lakardowo, Desa Sidorejo, Desa Mojolebak, Desa Bendung, dan Desa Parengan, sejak tahun 2020 mendorong terjadinya perubahan penggunaan lahan dari pertanian menjadi objek pertambangan, sehingga berimplikasi terhadap kesesuaian pola ruang dan kondisi fisik lahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan penggunaan lahan tahun 2020 dan 2025, kesesuaian terhadap RTRW, serta potensi fisik pertambangan galian C di Kecamatan Jetis. Metode penelitian yang digunakan meliputi klasifikasi citra Sentinel-2 dengan algoritma maximum likelihood menggunakan software ArcGIS 10.8, analisis tumpang susun antara penggunaan lahan dengan RTRW serta analisis tumpang susun parameter ketinggian wilayah dan kelerengan yang mengacu pada kajian Sihotang dkk. (2022) dan Permen LHK Nomor 20 Tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas pertambangan galian C meningkat dari 3.70 ha pada tahun 2020 menjadi 46.39 ha pada tahun 2025 Kesesuaian penggunaan lahan terhadap RTRW menunjukkan kategori mendukung seluas 1.467.62 ha (64.32%), tidak sesuai seluas 489.64 ha (21.46%), dan sesuai seluas 324.34 ha (14.22%), dengan RTRW yang belum menetapkan kawasan peruntukan pertambangan secara khusus. Adapun potensi fisik pertambangan galian C terbagi menjadi kategori berpotensi seluas 1.435.88 ha (62.99%), tidak berpotensi seluas 778.03 ha (34.13%), dan sangat berpotensi seluas 65.46 ha (2.87%), dengan Desa Lakardowo sebagai desa yang paling berpotensi untuk pertambangan galian C | |
| Nomor Rak | 330 - P | ||||||
| Nomor Panggil | 333 Sit P | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||