
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | AHMAD WIBNU HARDIAN |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xiv, 65 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | Redistribusi Tanah,Ekonomi Petani,Akses Permodal,Kopi Arabika,Sertifikat Tanah |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Ketimpangan penguasaan lahan pertanian menjadi akar persoalan struktural yang membatasi produktivitas dan kesejahteraan petani di pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi ekonomi petani kopi sebelum dan sesudah pelaksanaan program redistribusi tanah di Desa Sajang, serta menganalisis dampaknya terhadap akses permodalan usaha tani mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, meliputi pihak Kantor Pertanahan Kabupaten Lombok Timur, perangkat desa, pengurus kelompok tani, dan petani kopi penerima manfaat. Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa pembagian 800 sertifikat hak atas tanah berjalan sukses dan memberikan kepastian hukum yang meningkatkan motivasi petani dalam mengoptimalkan kebun kopi mereka. Pasca-redistribusi tanah, kondisi ekonomi petani mengalami perubahan positif yang signifikan, sebanyak 21 petani yang mengagunkan sertifikat tanahnya ke lembaga keuangan formal (seperti Bank BRI dan Mandiri) berhasil memperoleh tambahan modal usaha berkisar antara Rp5.000.000 hingga Rp50.000.000. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan produktivitas kebun dan peningkatan pendapatan nominal hingga dua kali lipat (Rp3.000.000 Rp6.000.000 per bulan). Namun, sebanyak 16 petani mernilih tidak mengagunkan sertifikat karena kekhawatiran risiko gagal bayar angsuran akibat pendapatan riil yang belum stabil. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa program redistribusi tanah di Desa Sajang berdampak positif secara signifikan sebagai instrumen penataan aset sekaligus mediasi pemberdayaan ekonomi melalui pembukaan akses permodalan formal bagi petani kopi. | |
| Nomor Rak | 330 - A | ||||||
| Nomor Panggil | 333 Ahm A | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||