
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | BEATRIKS FEBIOLAH SIMBOH |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xiii, 46 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | Alih fungsi lahan pertanian,non pertanian,Distrik Prafi,Manokwari |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Fenomena alih fungsi lahan pertanian lt non-pertanian di Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, dipicu oleh pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan pembangunan infrastruktur yang pesat. Kondisi ini menimbulkan tantangan serius karena berkurangnya lahan produktif berpotensi mengancam ketahanan pangan, menurunkan produksi pertanian, serta mengubah karakteristik sosial-ekonomi masyarakat. Oleh karena ita, penelitian mengenai sebaran dan pola alih fungsi lahan menjadi penting untuk memahami dinamika penggunaan ruang di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran spasial alih fungsi lahan pertanian ke noo-pertanian di Distrik Prafi, menganalisis faktor-faktor penyebabnya, serta mengidentifikasi kendala dan solusi yang dapat dilakukan dalam upaya menjaga keberlanjutan lahan pertanian. Dengan demikian, hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengambilan kebijakan tata ruang yang lebih tepat dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi kuantitatif dan kualitatif (mix methods) dengan teknik purposive sampling pada seluruh desa di Distrik Prafi. Data diperoleh melalui citra satelit Sentinel-3 tahun 2017 dan 2024 untuk analisis spasial, overlay peta penggunaan lahan, serta wawancara dengan masyarakat dan pelaku alih fungsi lahan, Analisis dilakukan menggunakan interpretasi citra, observasi lapangan, dan uji pola sebaran dengan metode Nearest Neighbor Analysis (NNA) untuk mengetahui kecenderungan distribusi perubahan lahan Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan signifikan alih fungsi tahun pertanian menjadi non-pertanian di Distrik Prafi, terutama berubah menjadi permukiman, perdagangan, dan fasilitas umum. Pola sebarannya cenderung mengelompok (chestered) terutama di wilayah utara dan timur laut distrik, yang mengindikasikan tekanan tinggi terhadap lahan produktif. Faktor utama penyebabnya meliputi pertumbuhan penduduk, kebutuhan ekonomi, perkembangan infrastruktur, serta rendahnya minat masyarakat terhadap pertanian. Kondisi ini berimplikasi serius terhadap ketersediaan pangan dan keberlanjutan lingkungan sehingga diperlukan kebijakan pengendalian alih fungsi laban yang lebih tegas serta strategi perlindungan lahan pertanian di Distrik Prafi | |
| Nomor Rak | 330 - S | ||||||
| Nomor Panggil | 333 Bea S | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||