
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | NAILAH ZHAFIRAH SYAUTA |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xiv, 98 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | GeoKKP,Data Bidang Tanah,Surat Ukur,Data Fisik,Administrasi Pertanahan |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Ketidaksesuaian antara data bidang tanah pada sistem GeoKKP dengan kondisi fisik di lapangan dan Surat Ukur dapat memengaruhi kualitas data pertanahan serta menghambat penyelenggaraan administrasi pertanahan. Kalurahan Nglanggeran sebagai salah satu wilayah yang telah melaksanakan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) masih menunjukkan adanya perbedaan data bidang tanah yang perlu diidentifikasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk perbedaan data bidang tanah antara sistem GeoKKP, kondisi fisik, dan Surat Ukur, menganalisis faktor-faktor penyebabnya, serta mengkaji dampaknya terhadap akurasi data pertanahan dan pelaksanaan administrasi pertanahan. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan strategi sequential explanatory. Analisis kuantitatif dilakukan melalui uji kesesuaian posisi, bentuk, dan luas bidang tanah menggunakan 30 sampel bidang tanah, sedangkan analisis kualitatif dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi untuk mengidentifikasi faktor penyebab serta dampaknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan data bidang tanah yang cukup signifikan antara sistem GeoKKP, kondisi fisik, dan Surat Ukur, terutama pada aspek posisi, bentuk, dan luas bidang tanah. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh faktor teknis, seperti metode pengukuran terdahulu, kesalahan digitasi, serta belum diperbaruinya data spasial, dan faktor nonteknis berupa perubahan batas bidang tanah, perubahan penguasaan fisik, serta keterbatasan arsip pertanahan. Ketidaksesuaian data tersebut berdampak pada menurunnya akurasi data pertanahan, meningkatnya potensi sengketa batas bidang tanah, terhambatnya pelayanan administrasi pertanahan, serta menjadi kendala dalam mewujudkan program Desa Lengkap. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan data pertanahan secara berkala melalui verifikasi lapangan dan sinkronisasi antara data digital, dokumen pertanahan, dan kondisi fisik di lapangan guna meningkatkan kualitas data pertanahan. | |
| Nomor Rak | 330 - I | ||||||
| Nomor Panggil | 333 Nai I | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||