
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | ALVIN JANITRA GHURFATA |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xiv, 93 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | access reform,ketersediaan lahan pangan,pemanfaatan lahan,redistribusi tanah,TORA |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Redistribusi tanah merupakan salah satu instrumen reforma agraria yang bertujuan memberikan kepastian hukum atas tanah dan memperkuat penghidupan masyarakat desa. Namun, keberhasilan redistribusi tanah tidak hanya ditentukan oleh penataan aset atau asset reform, tetapi juga oleh dukungan access reform dan keberlanjutan pemanfaatan lahan setelah redistribusi dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan redistribusi tanah serta pemanfaatan lahan hasil redistribusi dalam mendukung ketersediaan lahan pangan di Desa Rantau Kalis dan Desa Kensuray, Kecamatan Kalis, Kabupaten Kapuas Hulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis melalui wawancara, observasi lapangan, studi dokumentasi dan analisis spasial berdasarkan data NPGT dan RTRW Hasil penelitian menunjukkan bahwa asset reform telah dilaksanakan melalui penetapan objek dan subjek, pengukuran dan pemetaan bidang. pembahasan melalui Panitia Pertimbangan Landreform, serta pemberian hak atas tanah. Desa Rantau Kalis memperoleh 306 bidang seluas 136,9769 ha, sedangkan Desa Kensuray memperoleh 339 bidang seluas 72,8-405 ha. Namun, dukungan access reform masih perlu diperkuat melalui sarana produksi, akses jalan, modal, pendampingan, kelembagaan, pengolahan hasil, dan pemasaran. Pemanfaatan lahan di Rantau Kalis memberikan kontribusi lebih langsung melalui sawah irigasi seluas 61,2145 ha, sedangkan Kensuray memberikan kontribusi yang lebih terdiversifikasi melalui kebun campuran seluas 64.2103 ha. Analisis spasial digunakan secara indikatif untuk mengidentifikasi potensi ruang budidaya dan tidak mewakili pemanfaatan aktual setiap bidang tanah. Kontribusi redistribusi tanah dalam penelitian ini berupa terpeliharanya ruang budidaya yang masih aktif diusahakan, bukan peningkatan produksi pangan secara kuantitatif. Oleh karena itu, asset reform perlu diikuti oleh access reform yang berkelanjutan dan disesuaikan dengan karakter masing-masing desa. | |
| Nomor Rak | 330 - K | ||||||
| Nomor Panggil | 333 Alv K | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||