
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | NURLITA MIRANDA PUTRI |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xv, 85 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | Alih fungsi lahan,lahan pertanian,dampak sosial,Kecamatan Grabag,penggunaan lahan |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Alih fungsi lahan pertanian menjadi nonpertanian merupakan salah satu persoalan penting dalam pembangunan wilayah karena dapat memengaruhi ketersediaan lahan pertanian, ketahanan pangan, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat. Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo, merupakan wilayah yang masih memiliki kegiatan pertanian, tetapi juga mengalarni tekanan perubahan penggunaan lahan akibat kebutuhan permukiman, aktivitas ekonomi, dan perkembangan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju alih fungsi lahan pertanian menjadi nonpertanian, pola sebarannya, hubungan antara kepadatan penduduk dan alih fungsi lahan, serta dampaknya terhadap sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode campuran atau mixed methods. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui pengolahan citra Sentinel, interpretasi citra, klasifikasi terbimbing, uji akurasi, overlay, analisis laju alih fungsi lahan, Average Nearest Neighbor, dan korelasi Pearson. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui wawancara, studi dokumen, dan penarikan kesimpulan terhadap informasi dari masyarakat serta pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih fungsi lahan pertanian, khususnya lahan sawah, menjadi nonpertanian di Kecamatan Grabag pada tahun 2020-2024 terjadi secara bertahap dan tidak merata antar desa. Luas lahan pertanian yang berubah mencapai 7,79 hektare atau rata-rata 1,56 hektare per tahun. Pola sebaran alih fungsi lahan cenderung menyebar dengan nilai Nearest Neighbor Ratio sebesar 1,381626. Hubungan antara kepadatan penduduk dan alih fungsi lahan menunjukkan korelasi kuat, signifikan, dan berarah negatif dengan nilai koefisien -0,730 serta signifikansi 0,040. Dampak sosial ekonomi yang muncul meliputi perubahan mata pencaharian, berkurangnya kesempatan bertani, perubahan sumber pendapatan, serta meningkatnya nilai ekonomi tanah. Meskipun sebagian masyarakat memperoleh manfaat ekonomi jangka pendek, berkurangnya lahan pertanian berpotensi mengganggu keberlanjutan kegiatan pertanian dan ketahanan penghidupan masyarakat. | |
| Nomor Rak | 330 - D | ||||||
| Nomor Panggil | 333 Nur D | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||