
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | ELVINA RIZKY WINDANIAR SARI |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xvii, 108 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | Sekolah Lapang Budidaya Cabai; Penataan Akses Refo,Modal Manusia; Pendapatan Usaha Tani; Kelanjutan |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Sekolah Lapang Budidaya Cabai merupakan kegiatan pendampingan usaha yang dilaksanakan sebagai kegiatan lanjutan dari program Penataan Akses Reforma Agraria (PARA) di Desa Ngadirojo Lor, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum diketahuinya dampak sekolah lapang pada perubahan modal manusia dan pendapatan usaha tani sebagai bagian dari pemberdayaan subjek reforma agraria. Penelitian ini bertujuan menjawab pertanyaan mengenai perbedaan belajar bertani melalui metode tradisional dan metode terstruktur, praktik pembelajaran dari sekolah lapang untuk memanfaatkan tanah melalui budidaya cabai, perubahan modal manusia dan pendapatan usaha tani sebelum dan sesudah sekolah lapang serta kontribusi sekolah lapang pada kelanjutan usaha tani subjek PARA. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipatif, wawancara mendalam, kuesioner terbuka, dan studi dokumen terhadap 16 peserta sekolah lapang. Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Wonogiri. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah lapang memberikan proses belajar terstruktur dibandingkan pembelajaran tardisional. Pelaksanaan sekolah lapang meningkatkan modal manusia, terutama pada aspek pengetahuan dan keterampilan. Pada aspek pendapatan, berdasarkan penyetaraan luas lahan menjadi 300 m² pada salah satu peserta yang memiliki pencatatan usaha tani lengkap, produksi meningkat sebesar 10,0%, penerimaan meningkat 12,6%, pendapatan usaha tani meningkat 49,4%, sedangkan biaya produksi menurun 73,3%. Selain itu, sekolah lapang berkontribusi terhadap kelanjutan usaha tani melalui penguatan pengetahuan, keterampilan, serta dukungan sarana produksi berupa bibit, pupuk, dan pestisida. | |
| Nomor Rak | 330 - D | ||||||
| Nomor Panggil | 333.31 Elv D | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||