
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | MUHAMMAD JIDDAN BAGIWIAN |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xiv, 101 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | keadilan spasial,segregasi,produksi ruang,kelas sosial,perumahan berpagar |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Penelitian ini mengkaji segregati sebagai bentuk kegagalan keadilan spasial di perkotaan, khususnya pada wilayah yang mempertemukan kawasan gated community yang dibangun secara terencana dengan permukiman yang berkembang secara organik pada lokasi yang berdekatan. Penelitian dilakukan di kawasan Perumahan The Royal Residence dan sekitar Jalan Swadaya Pos, Jakarta Timur, menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif. Meskipun berada dalam satu wilayah administrasi, kedua kawasan menunjukkan kondisi spasial yang sangat berbeda. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 19 informan yang terdiri atas warga dari kedua kawasan dan perwakilan tiga instansi pemerintah, serta diperkuat dengan observasi lapangan dan analisis dokumen. Analisis disusun dengan mengacu pada teori produksi ruang Lefebvre, konsep urbanisasi kapital Harvey yang berakar pada perspektif kelas sosial Mars, serta kerangka keadilan spasial Fainstein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa segregasi muncul dalam empat bentuk, yaitu fisik, sosial, simbolik, dan historis. Keempat bentuk tersebut terus direproduksi melalui pembentukan ruang hunian yang eksklusif, komodifikasi lahan yang menimbulkan tekanan ekonomi bagi masyarakat sekitar, serta praktik bantuan sosial yang tidak menyentuh akar persoalan. Segregasi juga dipertahankan melalui praktik keseharian masyarakat, seperti penguatan sistem keamanan, pengelolaan fasilitas pada lahan milik pemerintah yang mendorong terbentuknya logika kepemilikan, serta internalisasi posisi sosial oleh kelompok yang termarjinalkan. Kegagalan keadilan spasial tercermin dari belum terwujudnya prinsip pemerataan, demokrasi, dan keberagaman secara utuh. Dengan demikian, segregasi spasial dipahami sebagai persoalan sistemik yang tidak dapat dijelaskan semata-mata oleh tindakan aktor tertentu. | |
| Nomor Rak | 700 - S | ||||||
| Nomor Panggil | 711 Muh S | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||