
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | MARTHA SIPORA Y PUHILI |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xi, 55 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | Pengadaan Tanah,Dampak Sosial,Dampak Ekonomi,Masyarakat Adat,Kesejahteraan |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Pembangunan fasilitas PON XX di Desa Nolokla membawa perubahan terhadap kehidupan masyarakat adat Suku Morouw-Ohey yang memiliki riwayat pemanfaatan lahan pada kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekonomi dan sosial masyarakat setelah pembangunan fasilitas PON XX. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan masyarakat adat, tokoh adat Suku Morouw-Ohey, serta pihak Kantor Pertanahan Kabupaten Jayapura. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan kondisi ekonomi dan sosial masyarakat. Dari aspek ekonomi, perubahan terlihat pada mata pencaharian dan pendapatan informan setelah terbukanya kesempatan kerja di kawasan Stadion Lukas Enembe. Dari aspek sosial, pembangunan diikuti oleh perubahan aktivitas masyarakat, dinamika hubungan masyarakat dengan pemerintah, serta perubahan cara masyarakat memanfaatkan dan memaknai lahan. Pada tahap awal pembangunan sempat terjadi ketegangan yang ditandai dengan pemalangan, sedangkan setelah pembangunan sebagian masyarakat mulai memperoleh manfaat dan menyesuaikan diri dengan perubahan fungsi kawasan. | |
| Nomor Rak | 330 - D | ||||||
| Nomor Panggil | 333 Mar D | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||