
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | ADINDA ARISMA WARDHANI |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xii, 131 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | dinamika,problematika,literasi digital,antrean,Lentera,Sentuh Tanahku,pelayanan pertanahan |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Kantor Pertanahan Kota Semarang menerapkan dua platform antrean online, yaitu Aplikasi Lentera dan Aplikasi Sentuh Tanahku. Permasalahan penelitian ini adalah masih berjalannya dua sistem secara paralel dengan fungsi berbeda, yang menimbulkan dinamika pelaksanaan layanan serta menunjukkan variasi pemahaman dan literasi digital pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika dan problematika implementasi kedua aplikasi serta mendeskripsikan literasi digital pengguna layanan antrean online. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan 17 informan yang terdiri dari 6 masyarakat pengguna layanan, 3 staf notaris/PPAT, dan 8 petugas Kantor Pertanahan. Informan dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan keterlibatan langsung dalam layanan antrean online. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Dinamika dan problematika dianalisis menggunakan teori George C. Edwards III, sedangkan literasi digital menggunakan teori Paul Gilster yang dioperasionalkan melalui empat pilar Kominfo RI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika ditandai oleh perubahan jumlah permohonan dan penurunan antrean setelah digitalisasi layanan. Problematika utama dipengaruhi oleh rendahnya sosialisasi serta perbedaan pemahaman pengguna terhadap sistem. Aplikasi Lentera berfungsi sebagai sistem pralayanan berbasis web bagi staf notaris/PPAT, sedangkan Sentuh Tanahku digunakan untuk pengambilan kode booking layanan. Literasi digital pengguna bervariasi pada indikator Digital Skill, Digital Safety, Digital Ethics, dan Digital Culture, sehingga penilaian dilakukan berdasarkan capaian indikator. Keberhasilan transformasi digital dipengaruhi oleh kemampuan pengguna, dukungan instansi, dan efektivitas sistem. | |
| Nomor Rak | 000 - L | ||||||
| Nomor Panggil | 005 Adi L | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||