
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | RAFLY OKTAVIADI |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xvi, 97 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | Perkembangan Kota,Perubahan Penggunaan Tanah,Infrastruktur,Aksesibilitas |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Perkembangan kota merupakan proses perubahan wilayah yang ditandai oleh meningkatnya kawasan terbangun, pembangunan infrastruktur, dan meningkatnya aksesibilitas yang berpotensi memengaruhi perubahan nilai tanah. Kecamatan Tanah Sareal merupakan salah satu kawasan di Kota Bogor yang mengalami perkembangan pesat sebagai kawasan permukiman dan pusat kegiatan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola perkembangan kota di Kecamatan Tanah Sareal Tahun 2019-2023, menganalisis sebaran dan perubahan nilai tanah Tahun 2019-2023, serta menganalisis pengaruh perkembangan kota terhadap nilai tanah di Kecamatan Tanah Sareal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan spasial melalui Sistem Informasi Geografis (SIG). Analisis perkembangan kota dilakukan menggunakan metode overlay terhadap variabel perubahan penggunaan tanah, infrastruktur, dan aksesibilitas. Pola perkembangan kota dianalisis menggunakan Average Nearest Neighbor (ANN), sedangkan pengaruh perkembangan kota terhadap nilai tanah dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Tanah Sarval didominasi oleh tingkat perkembangan kota sedang seluas 1750,60 Ha (85.79%), diikuti tingkat perkembangan tinggi seluas 283,57 Ha (13,90%), dan tingkat perkembangan rendah seluas 6.31 Ha (0,31%). Hasil analisis ANN menghasilkan nilai Nearest Neighbor Ratio sebesar 1.178394, z-score sebesar 1,023839, dan p-value sebesar 0,305911 yang menunjukkan bahwa pola perkembangan kota bersifat acak (random). Perubahan penggunaan tanah didominasi oleh konversi pertanian tanah kering menjadi kampung seluas 287,58 Ha. Sebaran nilai tanah menunjukkan kecenderungan meningkat, ditandai dengan wilayah yang mengalami kenaikan nilai tanah seluas 931.13 Ha (45,63%), nilai tanah tetap seluas 671,02 Ha (32.89%), dan penurunan nilai tanah seluas 438,34 Ha (21,48%). Hasil regresi linier berganda menunjukkan bahwa perkembangan kota secara simultan berpengaruh signifikan terhadap nilai tanah (Sig.0,000 | |
| Nomor Rak | 330 - P | ||||||
| Nomor Panggil | 333 Raf P | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||