
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | AGUNG INDRANURI NURHUDA |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xiii, 91 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | partisipasi masyarakat,Konsolidasi Tanah,pembangunan wilayah,Kampung Bugisan,perubahan fisik,spasial |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Partisipasi masyarakat merupakan faktor penting dalam keberhasilan Konsolidasi Tanah sebagai instrumen penataan kawasan permukiman dan pembangunan wilayah. Kampung Bugisan, Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan merupakan kawasan permukiman pesisir yang menghadapi permasalahan rob, genangan, keterbatasan akses jalan, drainase, sanitasi, serta ketidakteraturan bidang tanah. Kondisi tersebut mendorong dilaksanakannya Konsolidasi Tanah sebagai upaya penataan kembali penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah dengan melibatkan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan tingkat partisipasi masyarakat, faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi, serta kontribusinya terhadap perubahan fisik-spasial di Kampung Bugisan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi dengan informan dari Kantor Pertanahan, Pemerintah Kota, kecamatan, kelurahan, RT/RW, tokoh masyarakat, dan warga. Data sekunder berasal dari dokumen Konsolidasi Tanah, peta bidang awal dan desain, berita acara kesepakatan, laporan akhir, serta dokumen pembangunan fisik melalui DAK PPKT Tahun 2024. Analisis dilakukan melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat tergolong tinggi, yang ditunjukkan oleh persetujuan sebanyak 160 calon peserta atau 82,9% dan telah melampaui persyaratan minimal sebesar 60%. Partisipasi masyarakat meliputi kehadiran dalam sosialisasi, rembug warga, penyampaian aspirasi, penunjukan batas bidang, pelengkapan dokumen, pembahasan dan persetujuan desain, serta kesediaan mengikuti mekanisme Tanah untuk Pembangunan. Berdasarkan tangga partisipasi Arnstein, tingkat partisipasi berada pada kategori partnership karena masyarakat dapat memengaruhi desain penataan, tetapi tidak memperoleh pelimpahan kewenangan formal. Faktor yang memengaruhi partisipasi terdiri atas faktor pemerintah, teknis, masyarakat, dan ekonomi. Partisipasi tersebut berkontribusi terhadap penerbitan 237 sertipikat atas 237 bidang tanah dengan luas 20.943 m², penyediaan ruang bagi prasarana dan utilitas, serta pembangunan fisik kawasan. | |
| Nomor Rak | 330 - P | ||||||
| Nomor Panggil | 333 Agu P | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||