
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | AURA INDAH SEPTININGRUM |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xvi, 79 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | alih fungsi lahan,analisis spasial,ketahanan pan,lahan pertanian,penggunaan lahan |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Pertumbuhan kawasan perkotaan di sekitar Kota Yogyakarta mendorong peningkatan kebutuhan lahan nonpertanian dan mempercepat konversi lahan sawah di Kapanewon Gamping dan Mlati. Penelitian ini bertujuan menganalisis sebaran alih fungsi lahan pertanian menjadi nonpertanian tahun 2017-2024, memprediksi ketahanan pangan, mengidentifikasi dampak alih fungsi lahan, serta merumuskan kendala dan solusi. Penelitian menggunakan metode campuran dengan analisis kuantitatif-spasial dan kualitatif-deskriptif. Data diperoleh dari citra Sentinel-2 tahun 2017 dan 2024, data kependudukan dan pertanian, serta wawancara. Pengolahan dilakukan melalui Google Earth Engine, supervised classification, confusion matrix, overlay. Average Nearest Neighbor, perhitungan limit ketahanan pangan, dan analisis deskriptif. Hasil menunjukkan luas lahan terbangun meningkat 401,06 ha, sedangkan sawah berkurang 241,49 ha dan vegetasi lain berkurang 159.55 ha. Akurasi klasifikasi mencapai 83,10% pada 2017 dan 92.95% pada 2024. Persebaran alih fungsi lahan berpola mengelompok dengan z-score kurang dari -2,58 dan p kurang dari 0,01, terutama pada kawasan beraksesibilitas tinggi dan dekat pusat kegiatan. Pada kondisi saat ini, kebutuhan pangan masih dapat dipenuhi, tetapi apabila kecenderungan perubahan berlangsung, wilayah gabungan diproyeksikan mencapai titik keseimbangan ketahanan pangan sekitar 21.79 tahun setelah 2024 pada luas sawah 1.271,30 ha. Alih fungsi lahan menurunkan kapasitas produksi lokal, meningkatkan ketergantungan pasokan huar, dan mengubah mata pencaharian petani. Pengendalian melalui perlindungan LP2B, penegakan tata ruang, koordinasi antarinstansi, pendampingan petani, serta optimalisasi lahan produktif dan pekarangan diperlukan untuk menjaga ketahanan pangan berkelanjutan. | |
| Nomor Rak | 330 - P | ||||||
| Nomor Panggil | 333 Aur P | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||