
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | MOH NURAH ARYA PUTRA |
| Penerbit | Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN-STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xii, 101 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | sistem pendukung keputusan,sistem informasi lahan,lahan terlantar desain sistem,Waterfall |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Tanah merupakan sumber daya strategis yang pengelolaannya memerlukan data yang akurat, terintegrasi, dan mudah diakses, khususnya untuk mendukung identifikasi lahan yang dinyatakan terlantar. Studi ini dimotivasi oleh praktik pengelolaan data tanah di Kantor Pertarahan Kabupaten Tegal yang sebagian besar masih manual dan terfragmentasi, sehingga mengakibatkan pengambilan, pengolahan, dan pemantauan data yang tidak efisien. Selain itu, saat ini belum ada sistem informasi khusus yang mendukung identifikasi lahan yang dinyatakan terlantar Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengelolaan dan identifikasi data tanah yang ada, mengidentifikasi persyaratan fungsional dari sistem informasi tanah berbasis weh, dan mengembangkan desain sistem untuk mendukung proses identifikasi tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) kualitatif dengan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall, yang terbatas pada fase analisis kebutuhan dan desain sistem. Desain sistem meliputi pemodelan proses bisnis menggunakan Unified Modeling Language (UML), desain basis data, arsitektur sistem, dan desain antarmuka pengguna, tanpa sampai pada implementasi sistem. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen yang dilakukan di Kantor Pertanahan Kabupaten Tegal. Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses pengelolaan data lahan saat ini terhambat oleh data yang terfragmentasi dan tidak terintegrasi, sehingga proses identifikasi menjadi kurang efisien. Pengguna memerlukan sistem informasi terpusat yang mampu mengintegrasikan data lahan fisik dan yuridis, menyediakan fungsi pencarian dan penyaringan, dasbor interaktif, rekapitulasi data Hak Penggunaan Bangunan (HGB), identifikasi awal berdasarkan indikator yang telah ditentukan, dan fitur pelaporan. Studi ini menghasilkan desain komprehensif sistem informasi lahan berbasis web yang dapat berfungsi sebagai alat pendukung keputusan untuk mengidentifikasi lahan yang diindikasikan sebagai laban terabaikan dan sebagai cetak biru untuk pengembangan dan implementasi sistem di masa mendatang di Kantor Pertanahan Kabupaten Tegal. | |
| Nomor Rak | 000 - R | ||||||
| Nomor Panggil | 005 Moh R | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||