
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | FIKRI BIMA AL HAKIM |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xiv, 61 hlm. ; ilus, ; 30 cm |
| Subjek | Ruang Terbuka Hijau,RTHabrasi pantai,Normalized Difference Vegetation Index,NDVI,Digital Shoreline Analysis System,DSAS |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Pantai Teleng di Kabupaten Pacitan merupakan lawasan pesisir yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia dan mengalami abrasi yang mengancam garis pantai, ekosistem, serta kehidupan masyarakat pesisir Ruang Terbuka Hijau (RTH) pesisir berperan penting dalam meredam gelombang, menahan sedimen, dan menstabilkan tanah. Namun, kajian kuantitatif mengenai hubungan antara kondisi RTH dan tingkat abrasi pantai di kawasan tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kondisi RTH di kawasan Pantai Teleng pada periode 2016-2025 menggunakan indeks NDVI berbasis citra satelit Sentinel-2A, menganalisis tingkat abrasi pantai yang terjadi di Pantai Teleng pada periode yang sama melalui pendekatan spasial DSAS dengan metode EPR, dan menganalisis bubungan antara kondisi RTH dengan tingkat arasi pantai menggunakan Uji Korelasi Spearman, dengan pendekatan kuantitatif deskriptif analitik berbasis ArcGIS dan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi RTH di kawasan Pantai Teleng mengalami degradasi yang signifikan selama periode 2016-2025, ditunjukkan dengan menurunnya propersi vegetasi berkerapatan sedang hingga sangat rapot dari 58.95% menjadi 42,89% dari total luas karwasan (270,13 Ha), dengan penurunan terbesar pada kelas sangat rapat yang menyusut 13,16 Ha (38,50%). Seluruh segmen pantai di Pantai Teleng mengalami abrasi dengan tingkat yang bervariasi, dengan rata-rata laju abrasi mencapai 1,27 m/tahun dan total kemunduran garis pantai rata-rata sebesar 11,4 meter ke arah darat, di mana 20,00% tergolong abrasi rendah, 60,00% tergolong abrasi sedang, dan 20,00% tergolong abrasi tinggi. Terdapat hubungan yang signifikan dan sangat kuat antara kerapatan vegetasi (RTH) dengan tingkat abrasi pantai di Pantai Teleng, dengan koefisien korelasi Spearman (p) sebesar 0,842 (p | |
| Nomor Rak | 700 - P | ||||||
| Nomor Panggil | 711 Fik P | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||