
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | PUGUH HILAL BAYHAQQI |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xvi, 105 hlm. ; ilus.; 30 cm |
| Subjek | daya dukung,degradasi lingkungan,kemampuan lahan,penggunaan Iahan,SIG |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Pertumbuhan penduduk dan tekanan terhadap kebutuhan ruang yang terus meningkat sering memicu perubahan penggunaan tanah tanpa mempertimbangkan kemampuan lahannya, sehingga berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian pemanfaatan ruang dan penurunan kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kemampuan lahan, mengidentifikasi perubahan penggunaan tanah tahun 2015-2025, serta mengevaluasi kesesuaian penggunaan tanah aktuاس tahun 2025 berdasarkan Satuan Kemampuan Lahan di Kabupaten Tegal Penefitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan spasial berbasis Simem Informasi Geografis (SIG) Data yang digunakan terdiri atas data primer berupa greand check yang diperoleh melalui survei lapangan untuk verifikasi kondisi penggunaan tanah, serta data sekunder yang diperoleh dari Badan Informasi Geospasial, USGS melalui interpretasi citra Landsar & OLI, DEM Nasional, FAO Digital Soil Map of the World, Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian, dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Penentuan kelas kemampuan lahan dilakukan melalui proses overlay lima parameter pembatas fisik lahan, yaitu kemiringas lereng, tekstur tanah, kedalaman efektif tanah, bahaya erosi, serta drainase dan ancaman genangan, kemudian dibandingkan dengan peta penggunaan tanah tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 83,05% wilayah Kabupaten Tegal termasuk dalam kelas kemampuan lahan 1-IV yang memiliki daya dukung baik, sedangkan 16,94% lainnya berada pada kelas VI-VIII dengan keterbatasan tinggi. Evaluasi kesesuaian penggunaan tanah menunjukkan bahwa 77,99% pemanfaatan ruang telah sesuai dengan kemampuan lahannya, sementara 73,91 km² (7,44%) tergolong tidak sesuai. Ketidaksesuaian tersebut terutama disebabkan oleh perkembangan kawasan jasa, industri, dan intensifikasi pertanian pada wilayah berlereng curam yang berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologis Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlindungan terhadap lahan kelas VII dan VIII serta rehabilitasi ekologis pada area yang pemanfaatannya tidak sesuai dengan kemampuan lahan. | |
| Nomor Rak | 330 - E | ||||||
| Nomor Panggil | 333 Pug E | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||