
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | EFUS KABAIMU |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/ BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | vi, 47 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | Sistem Primogeniture,Anak Sulung Perempuan,Hukum Adat,Suku Yaghai,Kabupaten Mappi,Papua Se |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Penelitian ini mengkaji sistem primogeniture dan kedudukan anak sulung perempuan dalam masyarakat Suku Yaghai di Kabupaten Mappi, Provinsi Papua Selatan. Sistem primogeniture merupakan sistem adat yang memberikan kedudukan dan tanggung jawab tertentu kepada anak sulung dalam keluarga, baik dalam aspek pewarisan, kepemimpinan keluarga, maupun pelaksanaan kewajiban adat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan sistem primogrniture dalam masyarakat Suku Yaghai serta memahami kedudukan dan peran anak sulung perempuan dalam struktur sosial dan hukum adat setempat. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh adat, anggota masyarakat, dan pihak terkait lainnya, serta didukung oich studi kepustakaan dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk memberikan gambaran mengenai praktik hukum adat yang berlaku dalam masyarakat Suku Yaghai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem primogeniture masih dijalankan dan dihormati sebagai bagian dari hukum adat Suku Yaghal. Anak sulung perempuan memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan keluarga, memelihara hubungan kekerabatan, serta membantu pelaksanaan berbagai kewajiban sosial dan adat. Meskipun demikian, dalam beberapa aspek yang berkaitan dengan hak kepemimpinan adat dan penguasaan hak-hak tertentu, peran laki-laki masih lebih dominan. Dengan demikian, kedudukan anak sulung perempuan dalam masyarakat Suku Yaghai menunjukkan adanya pengakuan terhadap peran dan tanggung jawab perempuan, namun tetap berada dalam kerangka norma adat yang masih memberikan posisi khusus kepada laki-laki dalam bidang tertentu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian hukum adat, khususnya mengenai sistem kekerabatan dan pewarisan, serta menjadi bahan pertimbangan dalam upaya perlindungan dan penguatan hak-hak perempuan dalam masyarakat adat. | |
| Nomor Rak | 340 - S | ||||||
| Nomor Panggil | 340 Efu S | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||