
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | EFRAIM WIRANATA RERUNG |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL SEKOLAH TINGGI PERTANAHAN NASIONAL |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xvi, 59 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | Limbah Rumah Tangga,Sanitasi |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Dalam upaya mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-6 terkait air bersih dan sanitasi layak, diperlukan ketersediaan dan pengelolaan air bersih, sanitasi, serta limbah rumah tangga yang berkelanjutan. Di Indonesia, meskipun telah terjadi peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi, masih terdapat kesenjangan terutama di wilayah pedesaan dan pinggiran kota. Kalurahan Sumberrahayu, Kapanewon Moyudan, Kabupaten Slernan merupakan salah satu wilayah yang belum memiliki pemetaan spasial komprehensif terkait distribusi air bersih, sanitasi, dan limbah rumah tangga, sehingga diperlukan analisis berbasis spasial untuk mendukung perencanaan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran sumber air bersih serta sebaran pengelolaan sanitasi dan limbah rumah tangga di Kalurahan Sumberrahayu. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan keruangan (spatial approach). Data yang digunakan terdiri dari data primer melalui kuesioner, observasi lapangan, dan pengambilan titik koordinat, serta data sekunder berupa data monografi dan peta wilayah. Sampel penelitian berjumlah 95 bidang tanah permukiman yang diambil secara cluster random sampling dan tersebar di seluruh dusun. Analisis dilakukan menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memetakan sebaran sumber air bersih, sanitasi, dan limbah rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran sumber air bersih di wilayah penelitian didominasi oleh sumur gali dan sumur bor. Sebaran pengelolaan sanitasi menunjukkan sebagian besar masyarakat telah menggunakan septic tank, namun masih terdapat variasi dalam kualitas dan sistem pengelolaannya. Pengelolaan limbah rumah tangga juga menunjukkan adanya perbedaan antar wilayah, baik limbah cair maupun limbah padat. Selain itu, hasil analisis menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa lokasi yang memiliki jarak antara sumber air bersih dan septic tank yang belum memenuhi standar sanitasi, sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran air tanah. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa meskipun sebagian besar wilayah telah memiliki akses terhadap air bersih dan sanitasi yang cukup baik, masih terdapat ketimpangan dalam pengelolaan limbah dan pemenuhan standar sanitasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengelolaan berbasis masyarakat, pemetaan spasial yang berkelanjutan, serta intervensi kebijakan yang tepat guna mendukung pencapaian SDGs di tingkat lokal. | |
| Nomor Rak | 330 - A | ||||||
| Nomor Panggil | 333.8 Efr A | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||