
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | NAZHARA ARDHAN |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL SEKOLAH TINGGI PERTANAHAN NASIONAL |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xv, 119 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | kesesuaian tutupan lahan,Random Forest,Land Change Modeler,RIRW |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Pembangunan wilayah di Kabupaten Cirebon meningkatkan tekanan terhadap perubahan tutupan lahan, terutama melalui perluasan lahan terbangun dan konversi lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan tahun 2018, 2021, dan 2025, memprediksi tutupan lahan tahun 2029, serta mengevaluasi kesesuaiannya terhadap pola ruang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Cirebon Tahun 2024-2044. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif spasial berbasis citra satelit Sentinel-2A. Klasifikasi tutupan lahan dilakukan menggunakan algoritma Random Forest, sedangkan prediksi tutupan lahan tahun 2029 dimodelkan menggunakan Land Change Modeler (LCM). Tutupan lahan eksisting tahun 2025 dan hasil prediksi tahun 2029 kemudian ditumpang susun dengan peta pola ruang RTRW untuk menentukan tiga kategori kesesuaian, yaitu sesuai, mendukung, dan tidak sesuai Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan tutupan lahan tahun 2018- 2025 ditandai oleh peningkatan lahan terbangun dan penurunan lahan pertanian Lahan terbangun meningkat dari 82.852 km² pada tahun 2018 menjadi 101.972 km² pada tahun 2025, sedangkan pertanian menurun dari 753.364 km² menjadi 636,534 km. Hasil prediksi tahun 2029 menunjukkan bahwa lahan terbangun berpotensi meningkat menjadi 166.357 km² Validasi model menghasilkan nilai Kno, Klocation, dan KlocationStrata di atas 0,89, namun model masih memiliki keterbatasan dalam mengestimasi luas beberapa kelas, terutama lahan terbuka yang bersifat dinarnis dan temporer. Hasil analisis kesesuaian menunjukkan kategori tidak sesuai meningkat dari 73,50 km² atau 6,84% pada tahun 2025 menjadi 102.68 km atau 9,54% pada tahun 2029. Potensi ketidaksesuaian terbesar tahun 2029 terjadi pada Kawasan Tanaman Pangan. Hasil prediksi tahun 2029 perlu dipahami sebagai skenario indikatif dan instrumen peringatan dini dalam mendukung pengendalian pemanfaatan ruang di Kabupaten Cirebon. | |
| Nomor Rak | 330 - P | ||||||
| Nomor Panggil | 333 Naz P | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||