
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | GUSTIAN BIMA ARGA |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL SEKOLAH TINGGI PERTANAHAN NASIONAL |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xv, 100 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | pemetaan potensi,produksi padi,metode scoring,perubahan penggunaan lahan |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Alih fungsi lahan sawah menjadi lahan terbangun di Kabupaten Bantul mengancam ketahanan pangan daerah. Penelitian ini bertujuan memetakan perubahan penggunaan lahan sawah periode 2019-2024, menilai potensi setiap kecamatan dalam mendukung produksi padi menggunakan metode scoring, serta merumuskan rekomendasi arahan penggunaan lahan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan analisis spasial. Data utama berupa citra satelit Sentinel-2 tahun 2019 dan 2024 yang diklasifikasi dengan metode supervised classification dan diuji akurasi menggunakan matriks konfusi (overall accuracy 85,37%). Enam variabel diskor tanpa pembobotan: luas perubahan lahan sawah, luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), luas Lahan Sawah Dilindungi (LSD), kemampuan lahan, luas panen, dan kepadatan penduduk. Hasil penelitian menunjukkan luas perubahan lahan terbesar terjadi dari sawah menjadi lahan terbangun seluas 3.606 hektare (36,51%). Analisis scoring menghasilkan 5 kategori potensi. Kecamatan dengan skor sangat mendukung produksi padi adalah Sanden (22), Imogiri (23), Bambanglipuro (24), dan Jetis (24) Sebaliknya, Kasihan (14) termasuk kategori tidak mendukung. Rekomendasi arahan: kecamatan sangat mendukung dan mendukung (Bambanglipuro, Bantul, Imogiri, Kretek, Pandak, Pundong, Sanden, Sewon, Jetis) mendapat arahan didukung secara penuh untuk produksi padi dengan intensifikasi dan moratorium alih fungsi. Kecamatan cukup mendukung (Banguntapan, Piyungan, Pleret, Sedayu, Srandakan) didorong untuk produksi padi dengan pengawasan ketat. Kecamatan kurang atau tidak mendukung (Kasihan, Dlingo, Pajangan) diarahkan kurang optimal untuk produksi padi dengan alih fungsi terkendali. | |
| Nomor Rak | 330 - P | ||||||
| Nomor Panggil | 333 Gus P | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||