
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | JATI PUTRI TRISNA KUSUMA |
| Penerbit | KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL SEKOLAH TINGGI PERTANAHAN NASIONAL |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xviii, 239 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | perubahan penggunaan lahan,tata ruang,urbanisasi,spasial,Kecamatan Candi,RTRW,RDTR |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Perubahan penggunaan lahan di wilayah peri-urban merupakan konsekuensi dari tekanan urbanisasi dan perkembangan wilayah metropolitan yang berdampak terhadap dinamika tata ruang. Kecamatan Candi sebagai wilayah penyangga Kota Sidoarjo mengalami transformasi ruang yang intensif selama periode 2009-2024 seiring perkembangan kawasan permukiman dan industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola perubahan penggunaan lahan, dinamika kebijakan penataan ruang, serta hubungan antara kebijakan tata ruang dan perubahan penggunaan lahan di Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo periode 2009-2024. Penelitian menggunakan desain Mized Methods Sequential Explanatory dengan pendekatan deskriptif eksplanatif. Data utarna diperoleh melalui interpretasi citra Landsat multitemporal tahun 2009, 2014, 2019, dan 2024 yang diklasifikasikan menjadi enam kelas penggunaan lahan. Analisis dilakukan melalui analisis spasial berupa overlay peta penggunaan lahan, confusion matrix untuk uji akurasi, analisis Average Nearest Neighbour (ANN), serta analisis normatif terhadap RTRW Kabupaten Sidoarjo Tahun 2009, RDTR BWP Candi Tahun 2019, dan RTRW Kabupaten Sidoarjo Tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Candi mengalami transformasi penggunaan lahan yang konsisten menuju kawasan terbangun. Lahan sawah mengalami penurunan dari 1,470,22 Ha (36,04%) pada tahun 2009 menjadi 1.098,50 Ha (26,93%) pada tahun 2024, dengan total konversi sebesar 371,72 Ha atau rata-rata 24,78 Ha per tahun. Sebaliknya, permukiman perkotaan meningkat hampir dua kali lipat dari 388.29 Ha menjadi 686,27 Ha, sedangkan kawasan industri meningkat dari 66,99 Ha menjadi 82,93 Ha. Pola perubahan penggunaan lahan bersifat mengelompok (clustered) dan terkonsentrasi di sepanjang koridor Jalan Arteri Nasional Surabaya-Malang, Jalan Lingkar Timur, dan wilayah yang berbatasan dengan Kota Sidoarjo, Analisis kebijakan menunjukkan adanya dinamika regulasi tata ruang yang cenderung bersifat reaktif terhadap perubahan ruang di lapangan. RDTR BWP Candi Tahun 2019 menunjukkan inkonsistensi terhadap RTRW 2009, terutama pada perluasan kawasan industri dan pengurangan alokasi lahan pertanian. RTRW 2024 kemudian menyesuaikan kondisi eksisting sekaligus memperkuat instrumen perlindungan lahan pertanian melalui KP2B dan LSD. Relasi antara kebijakan penataan ruang dan perubahan penggunaan lahan bersifat asimetris dan non-linear, di mana perubahan penggunaan lahan umumnya terjadi lebih dahulu dibandingkan respons kebijakan. Namun demikian, pembangunan Jalan Lingkar Timur terbukti berperan sebagai pemicu awal perkembangan permukiman dan industri di Kecamatan Candi | |
| Nomor Rak | 330 - D | ||||||
| Nomor Panggil | 333.1 Jat D | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||