
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | BINAR ARCO GUMILAR |
| Penerbit | KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xvi, 126 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | Mediasi Elektronik,Sengketa Pertanahan,Efektivit,Pengadilan Negeri Yogyakarta,Kantor Pertanahan |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Penanganan sengketa pertanahan di era digital menghadapi tuntutan transformasi mekanisme penyelesaian yang lebih efektif, cepat, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Mediasi elektronik hadir sebagai salah satu instrumen yang diperkenalkan melalui Peraturan Mahkamah Agung Nomor 3 Talnın 2022 sebagai bagian dari modernsasi sistem peradilan. Namun demikian, implementasinya dalam perkara pertanahan masih menghadapi berbagai tantangan, baik secara normatif maupun praktes, terutama terkait kompleksitas karakter sengketa, kesiapan kelembagaan, serta keterbatasan regulasi sektoral di bidang pertanahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan dan praktik mediasi elektronik dalam penyelesaian sengketa pertanahan serta merumuskan arah pengembangan regulasi yang relevan bagi implementasinya di Pengadilan Negeri Yogyakarta dan Kantor Pertanahan Kota Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan l'onseptual Penelitian ini diperkuat oleh data lapangan sebagai bahan pendukung analisis Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif mediasi elektronik telah memiliki dasar hukum yang relatif jelas di lingkungan peradilan, namun efektivitas implementasinya masih belum optimal, khususnya dalam perkara pertanahan yang memiliki dimensi sostal, yuridis, dan administratif yang kompleks. Di sisi lain, di lingkungan Kantor Pertanahan, mediası elektronik belum memiliki landasan regulatif yang eksplisit sehingga praktik penyelesaian sengketa masih didominasi oleh mekanisme konvensional Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi mediası elektronik ndak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi, tetapi juga oleh keselarasan regulası, kesiapan kelembagaan, kapasitas sumber daya manusia, serta budaya hukum para pihak. Oleh karena itu, diperlukan penguatan norma, penyusunan petunjuk teknis operasional, serta peningkatan kompetensa mediator sebagai prasyarat utama dalam pengembangan mediası elektronik pada penyelesaian sengketa pertanahan di masa mendatang. | |
| Nomor Rak | 330 - E | ||||||
| Nomor Panggil | 333 Bin E | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||