
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | VANIA RIZKY NURRAHMAH AZIZAH |
| Penerbit | KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xv, 107 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | Urban Sprawl,Perubahan Penggunaan Lahan,Faktor |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Urbanisasi di Pulau Jawa telah mencapai titik krusial, di mana pemusatan aktivitas penduduk tidak hanya di pusat kota, melainkan menjalar ke wilayah pinggiran kota. Kabupaten Klaten sebagai bagian dari kawasan penunjang Surakarta Raya (Subosukawonosraten) menjadi salah satu titik paling rentan mengalami tekanan demografis yang pesat. Hal ini dikarenakan letak geografisnya yang sangat strategis berada di antara wilayah perkotaan besar, yaitu Kawasan Metropolitan Solo Raya dan Yogyakarta. Pesatnya laju pertumbuhan penduduk sejalan dengan meningkatnya kebutuhan akan lahan terbangun, keterbatasan lahan di perkotaan telah memicu fenomena urban sprawl di wilayah utara Kabupaten Klaten, khususnya di Kecamatan Ceper, Delanggu, dan Polanharjo. Dinamika ini menyebabkan penggunaan lahan yang tidak efisien akibat adanya perubahan penggunaan lahan produktif menjadi lahan terbangun secara masif. Kondisi ini akan mengancam eksistensi sektor pertanian serta mengganggu stabilitas struktur ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji mengenai fenomena urban sprawl yang diidentifikasi melalui adanya perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi lahan terbangun, faktor yang menyebabkan terjadinya urban sprawl dengan variabel jumlah penduduk, jarak ke jalan arteri, dan luas lahan pertanian, serta dampak yang ditimbulkan terhadap sektor ekonomi dan pertanian. Penelitian ini menerapkan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan spasial, berupa overlay penggunaan lahan pada citra Sentinel-2 Level 2A tahun 2017 dan 2025, serta analisis Geographically Weighted Regression (GWR). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat dinamika perubahan penggunaan lahan yang mencerminkan fenomena urban sprawl di pinggiran utara Kabupaten Klaten, ditandai dengan adanya peningkatan lahan terbangun secara masif seluas 375,02 ha melalui mekanisme perubahan penggunaan lahan. Kondisi ini disebabkan oleh pertumbuhan jumlah penduduk, tingginya aksesibilitas, serta ketersediaan lahan pertanian yang memiliki pengaruh berbeda di setiap lokasi. Urban sprawl juga secara langsung menggeser struktur ekonomi dari basis sektor primer perlahan menuju sektor sekunder dan tersier, di mana terjadinya penurunan sektor primer juga berbanding lurus dengan penyusutan luas lahan pertanian dan penurunan produktivitas pertanian di wilayah penelitian. Oleh karena itu, optimalisasi keunggulan komparatif masing-masing kecamatan diperlukan untuk menciptakan kemandirian ekonomi desa dan perlu adanya kebijakan yang tegas mengenai perkembangan wilayah khususnya dalam menjaga eksistensi sektor pertanian dengan tetap menjaga kestabilan sektor ekonomi | |
| Nomor Rak | 330 - U | ||||||
| Nomor Panggil | 333.31 Van U | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||