
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | MUHAMMAD ANIQ FADHILAH |
| Penerbit | KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xvii, 133 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | Pengelolaan Parisipatif,Tanah Kas Desa,Pendapatan Asli Desa,Desa Mandiri |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Desa sebagai satuan pemerintahan terkecil memiliki peran vital dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini sejalan dengan Asta Cita yang menekankan pentingnya membangun dari desa dan dari bawah demi pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan. Peran tersebut diperkuat oleh Undang-Undang Desa yang memberikan otonomi penuh bagi masyarakat untuk mengelola potensi dan aset desa secara mandiri. Namun, dalam implementasinya, pengelolaan tanah kas desa di banyak wilayah masih belum maksimal akibat kurangnya inovasi dan integritas yang merugikan masyarakat. Kondisi ini kontras dengan pencapaian Desa Wunut di Kabupaten Klaten yang berhasil melakukan transformasi melalui optimalisasi tanah kas desa menjadi sektor pariwisata produktif. Keberhasilan tersebut memberikan hasil nyata hagi kesejahteraan masyarakat dan membawa Desa Wunut menjadi Desa Mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pengelolaan tanah kas Desa Wunut serta bagaimana hasil pengelolaan tersebut mampu mewujudkan status desa mandiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta menerapkan teori partisipatif dan konsep desa mandiri sebagai pisau analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Sementara itu, analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari telaah awal dan reduksi data, penyusunan abstraksi, hingga pengelompokan informasi ke dalam kategori masing-masing yang diakhiri dengan penyusunan pernyataan proposisional. Penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan tanah kas Desa Wunut melibatkan masyarakat secara partisipatif, mulai dari tahap perencanaan hingga pengawasan. Meskipun sempat menghadapi tantangan teknis pembangunan dan keraguan dari pihak warga, kendala tersebut berhasil diatasi melalui mekanisme musyawarah, transparansi anggaran, serta semangat gotong royong. Dampak dari keberhasilan ini dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya melalui program perlindungan sosial berupa pemberian bantuan BPJS Kesehatan bagi seluruh warga. Pencapaian luar biasa ini membawa Desa Wunut bangkit dari status Desa Tertinggal hingga sukses meraih predikat Desa Mandiri, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai desa dengan Pendapatan Asli Desa (PADes) tertinggi di Kabupaten Klaten pada tahun 2025. | |
| Nomor Rak | 330 - S | ||||||
| Nomor Panggil | 333.7 Muh S | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||