
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | SHAHILA GUSRI |
| Penerbit | KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xv, 78 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | Fotogrametri,Uji Akurasi,Calestral Tranegular Model,CTMKluster 4,PISL |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya bidang tanah Kluster 4 (K4) yang telah bersertipikat namun belum terpetakan atau memiliki kualitas data spasial rendah, sehingga menghambat terwujudnya peta pendaftaran lengkap dalam program PTSL Nenelitian ini juga mempertimbangkan pentingnya pemanfaatan teknologi fotogrametris sebagai alternatif pertepatan peningkatan kualitas data pertanahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat akurasi bidang tanah hasil pemetaan dengan metode fotogrametris dibandingkan dengan pengukuran terestris serta menganalisis Tingkat kesesuaian batas bidang dalam kerangka Cadestral Triangular Model (CTM) yang mencakup physical boundary, digital spatial boundary, dan documentary boundary Uji akurasi dilakukan terhadap parameter posisi, bentuk, dan luas bidang tanah Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran (mized methods) dengan strategi sekuensial eksplanatori, Tahap pertama merupakan analisis kuantitatif komparatif untuk menguji akurasi menggunakan tiga parameter utama: Polygon Nour Distance untuk posisi, Polygon Arm untuk luas, dan Polygen Circulerity Ratio untuk bentuk. Tahap kedua menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam dengan petugas pertanahan untuk memahami pengalaman mereka ditinjau dari aspek ketelitian hasil, efisiensi waktu, dan kemudahan pelaksanaan teknis di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akurasi posisi bidang tanah hasil metode fotogrametris terhadap pengukuran terestris masih rendah dengan tingkat penerimaan 30%, sedangkan akurasi bentuk merunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan dan sesuai berdasarkan circularity ratio. Pada akurasi luas, 53% bidang diterima dan uji statistik menunjukkan adanya perbedaan signifikan. Analisis menggunakan pendekatan Cadastral Tringuler Mald (CTM) menunjukkan ketidaksesuaian pada aspek posisi, namun stabil pada aspek bentuk dan luas, dengan tingkat kesesuaian luas antar batas fisik, dokumer, dan digital berkisar 78%-96% tanpa perbedaan signifikan secara statistik. Selain itu, petugas pertanahan memiliki persepsi positif terhadap penggunaan peta foto drone karena dinilai cukup teliti pada area terbuka, meningkatkan efiersi peningkatan kualitas data Kt dan mempermudah identifikasi serta digitasi bidang tanah, meskipun tetap memerlukan valadasi lapangan | |
| Nomor Rak | 500 - U | ||||||
| Nomor Panggil | 526 Sha U | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||