
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | NI LUH PUTU ANANDA PERTIWI |
| Penerbit | KEMENTRIAN AGRARIA DAN TATA RUANG BPN POLITEKNIK AGRARIA STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2026 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xiii, 97 hlm. ; ilus. ; 30 cm |
| Subjek | pengendalian pemanfaatan ruang,zona perlindungan setempat,Desa Pecans,desa alat RDER |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pengendalian pemanfaatan muang pada zona perlindungan setempat di Desa Pecana, Kecamatan Kuta Selasan, Kabupaten Bahung, Purmasalahan utama dalam penelitian ini adalah adanya gonanfiutan mang yang tidak sesuai dengan Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Kuta Selatan, Whesusnya pala kawasan sempodan pantai dan sempadan jurang yang scharusaya berfungsi sebagai kawasan lindung. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi (mined method) dengan pendekatan sequential explanatory. Analisis kaantitatif dilakukan melalu teknik overlay spasial untuk mengetahui kesesuaian penggunaan tanah eksisting terhadap ROTR, sedangkan analisis kualitatif dilakukan secara deskripil melalui wawancara, observasi, dan stadi dokumen Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pelanggaran pemanfaatan ruang berupa bangunan penunjang pariwisata, seperti restoran, beach club, villa, hotel, café, dan sung bendien pada zona perlindungan setempat. Luas penggunaan tanah yang tidak sesuai dongan ROUR mencapai 36,044,06 m², sedangkan penggunaan tanah yang sesuai тепсарий 906.304,66 m² Pelanggaran tersebut dipengaruhi oleh faktor ekonomi, kutiidaktahuan masyarakat, pemanfaatan secara turun-temurun, serta lemahnya penegakan Thukum pada periode sebelumnya. Desa Adat Pecatu tidak memiliki kewenangan formal dalam pemberian izin pemanfaatan ruang, tetapi berperan secara sosial-kultural, normatif, pongawasan, dan mediasi berdasarkan awig-awig. Pemerintah Kabupaten Badung telah melakukan pengendalian melalui sosialisasi, koordinasi antarinstansi, pemberian peringatan, penghentian kegiatan, penutupan lokasi, hingga pembongkaran bangunan. Namun, implementasi kebijakan belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala pada aspek komunikasi, sumber daya, dan konsistensi penegakan hukum. Olch Karena itu, diperlukan penguatan koordinasi antach pemerintah daerah, desa adat, masyamkar, dan pelaka usaha agar pemanfaatan ruang pada zona perlindungan setempat dapat berjalan tertil, berkelanjutan, dan sesuai dengan ketentuan tata ruang | |
| Nomor Rak | 330 - I | ||||||
| Nomor Panggil | 333 Nil I | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||