
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | Faris Al Hazmi |
| Penerbit | Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN-STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2025 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xiii, 79 hlm. ; ilus. ; 29 cm |
| Subjek | PTSL,Pendaftaran Tanah,Strategi 3M,Implementasi Strategi |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan salah satu proyek strategis nasional yang bertujuan untuk mempercepat pemberian kepastian hukum hak atas tanah bagi masyarakat. Dalam pelaksanaannya, penetapan lokasi PTSL menjadi bagian krusial yang memengaruhi pencapaian target output berupa Peta Bidang Tanah (PBT) dan Sertipikat Hak Atas Tanah (SHAT) Kementerian ATR/BPN mengarahkan Kantor Pertanahan agar menerapkan strategi Mendekat, Merapat, Menyeluruh (3M) sejak tahun 2021 untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan PTSL. Namun, di Kantor Pertanahan Kabupaten Temanggung masih ditemukan desa-desa anomali yang tidak sepenuhnya mengikuti pola strategi 3M. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi kesesuaiannya dan bagaimana strategi 3M diterapkan dalam penetapan lokasi FTSL Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumen. Informan penelitian terdiri dari pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Temanggung yang terlibat langsung dalam penetapan lokasi PTSL tahun 2021 dan 2022. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini juga menggunakan teori implementasi strategi dari Wheelen dan Hunger yang mencakup aspek program, anggaran, dan prosedur sebagai alat analisis penerapan strategi 3M. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi 3M di Kantor Pertanahan Kabupaten Temanggung sudah diupayakan sejak diberlakukannya juknis PTSL tahun 2021 Meskipun demikian, masih terdapat kendala seperti ketidaksiapan desa, kondisi geografis, kultur masyarakat, data bidang K4, dan limpahan target dari kantor lain yang menyebabkan tidak sepenuhnya tercapainya pola 3M. Di sisi lain, dukungan pemerintah daerah dan semangat tim pelaksana menjadi faktor pendorong utama keberhasilan program. Kesimpulannya, strategi 3M telah memberikan manfaat dalam efisiensi kerja, namun masih diperlukan evaluasi dan fleksibilitas dalam implementasinya agar dapat disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan. | |
| Nomor Rak | 340 - A | ||||||
| Nomor Panggil | 346.598 Far A | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||