
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | Dimas Wahyu Agung Prasetyo |
| Penerbit | Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN-STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2025 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xiv, 112 hlm. ; ilus. ; 29 cm |
| Subjek | Reforma Agraria,Penataan Akses,Pemberdayaan Masy,Potensi Lokal,Budi Daya Ikan Lele |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Reforma agraria merupakan instrumen strategis untuk menciptakan keadilan dan kesejahteraan masyarakat melalui pengaturan ulang terhadap penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah. Dalam konteks tersebut, penataan akses menjadi aspek penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan tanah yang telah diberikan kepada masyarakat melalui program reforma agraria. Di Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, potensi lokal berupa budi daya ikan lele air tawar menunjukkan peluang besar untuk dikembangkan dalam kerangka pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memaksimalkan potensi tersebut guna mendukung kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi antar-stakeholder dalam penataan akses reforma agraria. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk program penataan akses yang diterapkan. sejauh mana upaya pengembangan budi daya ikan lele dilakukan berbasis potensi lokal, serta apa saja dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari program tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam implementasi penataan akses reforma agraria di sektor bodi daya ikan lele. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci, observasi lapangan, dan studi dokumentasi yang relevan. Lokasi penelitian dipilih secara purpozive di Desa Kujangsari karena desa ini telah memasuki fase ketiga penataan akses, yaitu pendampingan usaha. Penelitian ini juga menggunakan kerangka teoretis collaborative governance untuk menelaah kolaborasi antar pemangku kepentingan, serta memanfaatkan konsep pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal dalam menganalisis strategi dan efektivitas program. Data yang diperoleh dianalisis secara tematik dengan memetakan pola-pola kolaborasi dan dampaknya terhadap perubahan sosial ekonomi masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program penataan akses reforma agraria di Desa Kujangsari telah berjalan hingga tahap pendampingan usaha, dengan melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah, kelompok tani, dan dinas terkait dalam bentuk pelatihan, bantuan sarana produksi, serta pemasaran produk ikan lele. Kolaborasi yang terjalin menciptakan penguatan kelembagaan masyarakat dan mendukung tumbuhnya usaha mikro berbasis potensi desa. Dampak yang dihasilkan meliputi peningkatan pendapatan, penguatan modal sosial, dan pengelolaan sumber daya lokal secara lebih berkelanjutan Kesimpulannya, penataan akses reforma agraria melalui sektor budi daya ikan lele di Desa Kujangsari membuktikan bahwa kolaborasi antar stakeholder berperan dalam optimalisasi aset dan peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal | |
| Nomor Rak | 330 - P | ||||||
| Nomor Panggil | 333.598 Dim P | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||