
PERPUSTAKAAN STPN

| Pengarang | Akmal Nugraha Assinji Sasmita |
| Penerbit | Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN-STPN |
| Tempat Terbit | Yogyakarta |
| Tahun Terbit | 2025 |
| Bahasa | Indonesia |
| ISBN/ISSN | - |
| Kolasi | xv, 82 hlm. ; ilus. ; 29 cm |
| Subjek | RTH,Kota Malang,RTRW,Keberlanjutan,Pentahelix |
| Media | Skripsi |
| Abstrak | |
Pertumbuhan penduduk yang semakin pesat dan alih fungsi lahan yang tidak terkendali telah berdampak signifikan terhadap menurunnya ketersediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik di Kota Malang, Padahal, RTH publik memegang peranan penting dalam menjaga keseimbangan ekolegis, mendukung kenyamanan hidup masyarakat, serta memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, yang mensyaratkan minimal 20% dari wilayah kota diperuntukkan bagi RTH publik. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi bagaimana kondisi eksisting RTH publik di Kota Malang, bagaimana kesesuaian rencana pola ruang berdasarkan RTRW, serta strategi apa yang dapat diterapkan untuk meningkatkan ketersediaan RTH publik secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui observasi lapangan, dokumentasi, wawancara dengan instansi terkait, serta analisis terhadap dokumen perencanaan tata ruang. Data yang diperoleh dianalisis secara spasial untuk mengetahui persebaran dan luasan RTH publik yang ada, serta dikaji kesesuaiannya dengan arahan pola ruang dalam Peraturan Daerah tentang RTRW Kota Malang, Selain itu, dilakukan studi literatur dan analisis SWOT untuk merumuskan strategi peningkatan RTH yang adaptif terhadap kondisi aktual dan kebijakan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luasan dan persebaran RTH publik di Kota Malang masih belum memenuhi ketentuan ideal, baik secara kuantitatif maupun distribusi spasialnya. Beberapa wilayah menunjukkan potensi pengembangan RTH, namun terbentur oleh keterbatasan lahan dan tekanan pembangunan. Strategi peningkatan RIH publik yang diusulkan mengacu pada pendekatan kolaboratif pentahelis, yang melibatkan pemerintah, akademisi, sektor swasta, masyarakat, dan media, guna mendorong sinergi dalam perencanaan dan pengelolaan ruang hijau. Dengan demikian, penyediaan RTH publik di Kota Malang diharapkan dapat berlangsung secara lebih efektif, berkeadilan spasial, dan berkelanjutan. | |
| Nomor Rak | 700 - S | ||||||
| Nomor Panggil | 711.598 Akm S | ||||||
| Lokasi | Ruang Referensi | ||||||
| Eksemplar | 1 | ||||||
PENCARIAN RFIDPencarian koleksi menggunakan RFID akan membantu mempercepat menemukan koleksi di rak buku. Gunakan fitur ini jika mengalami kesulitan dalam menemukan koleksi di rak buku. Untuk menggunakan fitur ini silahkan klik salah satu Tombol Pesan diatas kemudian hubungi Petugas Pelayanan Sirkulasi dengan menyebutkan Judul Bukunya. | |||||||